Berikut adalah sebuah email yang saya terima beberapa jam menjelang The Jak tayang di Bandung, midnight show
"D.H.
sebelumnya perlu anda ketahui kalau saya mengiim ini
tidak berada pada satu pihak manapun kecuali sebagai
warga bandung.
saya salut dengan anda yang bisa membuat film
dokumenter mengenai satu dari sekian banyak fans club
bola di indonesia.
namun apakah anda tidak tahu atau hanya cari untung
kalau fans club yang anda angkat pada saat ini sedang
dalam konflik dengan fans club yang ada pada kota
dimana film anda diputar ? dan konflik itu sudah lama
berlangsung ?
sekali lagi saya ada di tengah !
janganlah idealisme seorang seniman atau insan
perfilman menjadi dasar segala argumen anda !
silahkan membuat film seperti itu untuk diputar di
salah satu pihak yang terlibat langsung, tapi tidak
untuk di kedua belah pihak !
anda cari sensasi bila
terjadi keributan?
maksud saya tiada lain untuk kepentingan banyak pihak,
tiada maksud lain selain mencari ketenteraman di kota
kami.
terima kasih."
Apa artinya ini? Apakah kreativitas atau karya harus dikungkung oleh sebuah permusuhan antar kelompok? Ataukah harus terjadi percampuran antara permusuhan dan kepentingan dengan sebuah kerja seni?
Bagi saya ini sama saja dengan mencampurkan sepakbola dengan politik atau agama dengan politik, sebuah kegiatan tolol yang menyebalkan.
"D.H.
sebelumnya perlu anda ketahui kalau saya mengiim ini
tidak berada pada satu pihak manapun kecuali sebagai
warga bandung.
saya salut dengan anda yang bisa membuat film
dokumenter mengenai satu dari sekian banyak fans club
bola di indonesia.
namun apakah anda tidak tahu atau hanya cari untung
kalau fans club yang anda angkat pada saat ini sedang
dalam konflik dengan fans club yang ada pada kota
dimana film anda diputar ? dan konflik itu sudah lama
berlangsung ?
sekali lagi saya ada di tengah !
janganlah idealisme seorang seniman atau insan
perfilman menjadi dasar segala argumen anda !
silahkan membuat film seperti itu untuk diputar di
salah satu pihak yang terlibat langsung, tapi tidak
untuk di kedua belah pihak !
anda cari sensasi bila
terjadi keributan?
maksud saya tiada lain untuk kepentingan banyak pihak,
tiada maksud lain selain mencari ketenteraman di kota
kami.
terima kasih."
Apa artinya ini? Apakah kreativitas atau karya harus dikungkung oleh sebuah permusuhan antar kelompok? Ataukah harus terjadi percampuran antara permusuhan dan kepentingan dengan sebuah kerja seni?
Bagi saya ini sama saja dengan mencampurkan sepakbola dengan politik atau agama dengan politik, sebuah kegiatan tolol yang menyebalkan.
0 komentar:
Post a Comment